Waahh.. bakalan ada film sci-fi Indonesia. Itu respon pertama ketika mendengar Netflix akan merilis film dengan judul A World Without. Setelah beberapa lama, muncullah trailer-nya. Tambah penasaran kan bakalan gimana nih filmnya dan juga nama-nama besar di perfilman Indonesia terlibat di film ini. Nia Dinata sebagai sutradara sudah tidak asing lagi, film-film hasil karyanya seperti Ca-bau-kan, Arisan, Berbagi Suami, Arisan 2 dan film lainnya mendapatkan respon positif dari para pecinta film Indonesia. Aktor dan aktris yang sering menghiasi film layar lebar pun menjadi pemeran di film produksi Netflix ini. Seperti, Chicco Jerikho, Ayu Shita, Amanda Rawles, Maizura, dan Asmara Abigail. 

A World Without bercerita tentang tiga wanita bernama Salina (Amanda Rawles), Tara (Asmara Abigail), dan Ulfah (Maizura) yang masuk kedalam sebuah perkumpulan bernama The Light dengan mengambil latar distopia Indonesia di tahun 2030 setelah pandemi melanda dunia. The Light merupakan perkumpulan yang dipimpin oleh Ali Khan (Chicco Jerikho) dan istrinya Sofia (Ayu Shita) yang berawal dari sistem perjodohan yang berkembang menjadi tempat pelatihan untuk anak muda. Beneran sistem perjodohan? Iyah kayak tinder gitulah. Jadi, dulu waktu kuliah Ali Khan bikin sistem matchmaking dan berkembang sampai menjadi sebuah perkumpulan. Nah, ada beberapa hal yang dilatih di The Light ini, seperti cara membuat konten digital dan hal-hal mengenai perawatan wajah. Tentu dua hal itu sangat penting untuk mengarungi kehidupan di tahun 2030 mendatang, menurut penulis ceritanya yahhh. 



Konflik pun dimulai ketika Salina bertemu Hafiz (Jerome Kurnia) di kelas editing video dan mereka jatuh ke jurang cinta terlarang. Karena, anggota The Light ketika umurnya 17 tahun baru akan dijodohkan dengan sesama anggotanya berdasarkan sistem yang dibuat oleh Yang Istimewa. Keren kan panggilannya? Yang Istimewa adalah panggilan untuk Ali Khan. Lanjut lagi konfliknya ketika ternyata Hafiz dinikahkan dengan Ulfah karena match di sistem bikinan Yang Istimewa, jadinya cinta segitiga antara Salina, Ulfah dan Hafiz. Lalu Tara dijodohkan untuk menikah dengan seorang pria tampan anak dari orang yang selalu memberikan donasi untuk The Light. Tara mengalami kekerasan seksual karena diperkosa oleh pria entah darimana, nggak tau temen suaminya nggak tau siapa. Pokoknya tiba-tiba muncul dan merkosa sambil dilihat oleh suaminya Tara. Sangat jelas sekali bukan??



Puncak dari konfliknya ketika Salina mengetahui kalau Ali Khan memuja setan, menjual organ manusia, mengadakan perjamuan dengan setan, dan ternyata Yang Istimewa itu adalah Lucifer. Sayangnya bukan itu, bukan.. bukan itu. Jadi, Salina mau dinikahi oleh Yang Istimewa untuk meneruskan Sofia yang baru mengalami keguguran. Dari situ, tiga sahabat ini memutuskan keluar dari The Light dengan susah payah melewati penjagaan yang sangat ketat sekali. Karena halangan satu-satunya ketika mereka kabur adalah ketika Ulfah melahirkan di mobil. 



A World Without menjelaskan bagaimana Indonesia di tahun 2030 dengan teknologi yang canggih tapi masih melestarikan bangunan heritage. Dialog yang sangat “JakSel” banyak sisipan bahasa Engreess di hampir semua dialognya. Penjelasan mendalam mengenai asal muasal The Light dengan menceritakan itu hanya berasal dari sistem matchmaking perjodohan yang dibuat oleh Yang Istimewa. Seneng banget tiap denger kata “Yang Istimewa”. Secara keseluruhan film ini cocok buat ditonton untuk menghabiskan waktu dan setelah menonton filmnya, kamu pun akan bingung. Apa yang telah kulakukan selama 1 jam 47 menit tadi?


Words by Firman Oktaviawan