“Keanu Reeves, A$AP Rocky dan Grimes dalam sebuah game? Kenapa tidak.”

Setelah CD Projekt Red membangun hype selama hampir satu dekade, Cyberpunk 2077 akhirnya dirilis pada akhir tahun, tepatnya 10 Desember 2020. Dari tahun 2012, CD Projekt Red sudah mengumumkan dan memberi teaser mengenai game ini. Sampai akhirnya setelah delay rilis beberapa kali, sebagian publik ingin game ini segera dirilis. Setelah rilis, ternyata banyak komplain dari player yang menemukan banyaknya bugs dan glitches di game ini saat dimainkan, Sony Playstation Store memutuskan untuk tidak menjual lagi Cyberpunk 2077 dan menarik game tersebut dari online store pada tanggal 17 Desember 2020. 




Cyberpunk 2077 adalah sebuah action role-playing game dalam setting open-world. Bayangkan saja kamu memainkan Grand Theft Auto dengan setting futuristik ala Blade Runner, dan dengan rules combat action-rpg seperti Deus Ex. CD Projekt Red adalah developer/publisher game yang dikenal sebelumnya lewat The Witcher 3: Wild Hunt (2015) yang sukses mendapat penghargaan Game of the Year dan terjual 28 juta kopi dan menjadi salah satu game terlaris sepanjang masa. Game yang dibuat oleh 500 orang di Polandia ini dipuji karena memiliki narasi yang bagus, voice-acting sekelas film Hollywood dan visual grafis ber-setting dystopia, lengkap dengan neon sign dan warna-warna techno-noir. CD Projekt Red pun merekrut aktor The Matrix dan John Wick, Keanu Reeves, untuk berakting menjadi salah satu karakter di game ini. Pada departemen soundtrack, A$AP Rocky dan Grimes menyumbangkan radio station playlist yang bisa dimainkan dari dalam game (seperti di GTA).






“Cyberbugs 2020: Apa yang membuat Cyberpunk 2077 ditarik dari pasaran?”

Sejak rilis pada 10 Desember 2020, ribuan pemain Cyberpunk 2077 sudah memposting video bagaimana game ini banyak sekali errornya, dan postingan-postingan tersebut pun menjadi viral. Pohon yang keluar dari lantai gedung, tank yang berjatuhan dari langit sampai karakter-karakternya yang terlihat mengendarai motor tanpa celana. Seorang user Youtube bahkan berkomentar bahwa game ini sebaiknya dirilis 57 tahun lagi agar tidak ada errornya. 8 juta kopi yang terjual sejak pre-order pada akhirnya menjadi guyonan di media sosial, bahkan CD Projekt Red memberi permohonan maaf dan menyediakan refund jika pemain tidak menyukai performa game tersebut. Secara singkat, Cyberpunk 2077 tidak mempunyai masalah performa jika dimainkan di high-end PC, tetapi para pemain PS4 dan XBOX One akan menemukan banyak masalah seperti frame rate yang tidak konstan, bahkan freeze di beberapa situasi, sampai para pengguna console harus melakukan hard-reset. Menurut para pengguna Xbox One, beberapa pemain menemukan resolusinya drop dari 720p (walaupun kadang fluktuasi dengan opsi dynamic scaling-nya). Saat pertempuran sedang berlangsung, framerate drop serendah 10 fps, sehingga tidak bisa dimainkan, dan kadang 20 fps pada saat sedang berjalan atau mengendarai kendaraan di area Night City. Versi PS4 memiliki performa yang sedikit lebih baik setelah adanya patch 1.04, yang sayangnya mengorbankan waktu untuk loading tekstur. Beberapa pengguna banyak men-screenshot kalau karakter-karakter di game ini terlihat kotak-kotak seperti belum di render, dan dalam beberapa saat baru terlihat normal. Beberapa neon sign di Night City pun tidak muncul tulisannya dan kadang baru muncul beberapa menit kemudian.






Menurut beberapa pengguna high end PC, Cyberpunk 2077 tidak memiliki masalah, sehingga mungkin sebenarnya game ini memang seharusnya tidak dirilis di PS4 atau Xbox One yang kinerja perangkat kerasnya tidak mumpuni untuk memainkan game dengan visual yang sedetail ini. Game yang seharusnya menjadi masterpiece ini pun dianggap publik terlalu terburu-buru untuk dirilis. Performanya yang jelek di PS4 atau Xbox One ini membuat segmen combat, driving dan storytelling yang seharusnya bisa di apresiasi dan menjadi pengalaman revolusioner malah menjadi sesuatu yang tidak enak dilihat atau bahkan membuat pusing para player. Opini publik pun mulai tergiring karena CD Projekt Red anehnya tidak mau memberi kopi/demo kepada berbagai media untuk direview sebelum launching. Setelah menggunakan patch 1.04 para pengguna PS4 Pro dan PS5 yang memainkan game Cyberpunk 2077 versi PS4 hanya memiliki sedikit komplain saja. Semoga saja dengan perbaikan dari patch-patch berikutnya atau versi PS5nya yang kabarnya akan keluar 2021, game ini bisa menjadi game masterpiece yang seharusnya. Tanpa adanya bugs dan glitches atau masalah performa gameplay, seharusnya game ini bukanlah bencana terbesar dalam sejarah video game, melainkan bisa dengan mudah bisa menjadi game terbaik tahun ini, atau bahkan abad ini. [Aldy Kusumah]