Untuk menandai rilisnya kolaborasi antara Poison Street dan Avhath, Poison Street menggelar launching party Repent In Pain pada hari Sabtu(08/1) di Basement hotel De Braga by Artotel yang terletak di kawasan Jalan Braga Bandung. Kolaborasi antara brand asal Bandung dan band asal Jakarta ini menghadirkan sepatu all black and red mid height vulcanized dengan bentuk yang terinspirasi dari nostalgia sepatu dari Satan Heir’s. 






Dikarenakan Repent The Pain diadakan di malam minggu dan bertempat di daerah wisata kota Bandung, sedikit agak susah untuk mencari parkir. Tapi, sedikit kesusahan itu langsung hilang seketika ketika melihat penampilan penuh energi dari band hardcore punk Haramarah yang didaulat menjadi pembuka hajatan Poison Street dan Avhath ini. Selanjutnya ada Blackhawk. Banyak yang penasaran melihat Blackhawk secara live. Karena, band grindcore yang baru saja merilis debut album bertajuk “Decomposing Rotting Flesh”. Lalu ada band hardcore dari Bandung yang sedang naik daun yaitu Bleach.




Setelah Bleach, penonton yang hadir di Basement De Braga Hotel seakan diajak beristirahat sejenak dengan menyaksikan band post metal asal Jakarta, Amerta. Malam itu merupakan penampilan pertama Amerta di Bandung dan mereka menutup setnya dengan lagu Knife Party dari Deftones yang sontak menghadirkan sing along “go get your knife, go get your knife”. Berikutnya giliran Sacred Witch yang membuat kegaduhan dengan riff guitar dan drum yang cepat ala crusty d-beat. Hampir sama dengan Amerta, malam itu merupakan penampilan pertama Sacred Witch dengan formasi yang baru. Ridlo sebagai vokalis sempat menarik perhatian dengan aksi panggungnya, seperti yang sering dilakukan oleh Eugene Robinson dari Oxbow ketika di atas panggung. 



Setelah Sacred Witch, nuansa warna merah mendominasi di dalam venue menandakan saatnya Avhath tampil. Tidak tanggung-tanggung, Ekrig dkk membawakan lebih dari sepuluh lagu pada malam itu. Tentu saja termasuk lagu Felo De Se/Hallowed Ground yang membuat Avhath menyabet Ami Award untuk kategori Best Metal Production pada tahun 2021 lalu. Bukan hanya itu ada juga kejutan dari set Avhath saat interlude penggantian lagu ada penampilan seorang pria yang memainkan saxophone tenor di atas panggung. Avhath merupakan salah satu band yang harus kamu saksikan secara live. Untuk menutup Repent The Pain release party kolaborasi Poison Street ada Xin Lie yang dilanjut oleh Bagvs di deck dj. 

Words by Firman Oktaviawan
Photos: Alfifisrifan