This Is Pop, sebuah docuseries music keluaran Netflix  yang menceritakan tentang elemen-elemen penting di industri musik pop. Bukan mengulas “pop” secara mendalam tapi docuseries dengan 8 episode ini menceritakan momen-momen bersejarah yang mempengaruhi perkembangan industri musik pop di dunia.  



This Is Pop dimulai dengan membahas Boyz II Men menjadi salah satu grup vokal pria yang sempat  mendominasi pada masanya, di episode pertama ini diceritakan bagaimana Boyz II Men dapat menjadi sebuah fenomena yang besar dan juga bagaimana pamor mereka bisa turun. Episode 2 bercerita tentang bagaimana autotune diciptakan dan dampaknya terhadap industri music. Salah satu yang kena dampak adalah  T-Pain, rapper yang memakai autotune untuk pertama kali. Sehingga, dirinya mendapat cemoohan dari rapper lainya.



Berikutnya di episode ke 3 ada Stockholm Syndrome. Ini menjadi episode yang menimbulkan kata “ooohhh” sering keluar dengan sendirinya dari mulut. Stockholm Syndrome menceritakan bagaimana Stockholm menjadi ibu kota music pop yang tidak banyak diketahui. Banyak sekali deretan lagu pop penciptanya adalah orang dari Swedia. Seperti lagu N’Sync “its Gonna Be Me”, Britney Spears “Give Me Baby One More Time,” Katy Perry “ET,” Taylor Swift “Shake It Off,” dan masih banyak lagi lagu-lagu hits yang ditulis, diciptakan bahkan direkam di Swedia. Lalu di episode ke-4 ada Dolly Parton, Willie Nelson dan Lil Nas menjadi artis-artis yang mempunyai peran  besar terhadap perkembangan music country Amerika berubah menjadi salah satu music popular di dunia. 



Hail Britpop! Episode 5 This Is Pop bercerita tentang bagaimana music britpop dari Inggris ini mencuat di tengah dominasi grunge. Blur menjadi band yang menembus dominasi grunge yang sedang digandrungi pada era itu. Disusul oleh Oasis yang muncul dengan gaya urakan dari Manchester. Di episode ini diceritakan juga bagaimana persaingan antara Blur dan Oasis. Ngomongin musik, nampaknya kurang kalo nggak ngebahas festival musik. Nah, di episode 6 “Festival Rising” menceritakan bagaimana awal mulanya festival musik bisa terjadi, salah satunya sejarah dari festival Glastonbury yang awalnya hanya ide dari seorang petani Inggris yang ingin memanfaatkan lahan besar miliknya. Juga ada cerita dibalik kerusuhan yang terjadi di Woodstock 1996.



Episode ke-7 bercerita mengenai peran lagu untuk protes. Dari masa Woody Guthrie tahun 1940-an sampai  Kendrick Lamar lagu dijadikan salah satu alat protes atas ketidakadilan sosial dan simbol perlawanan menjadi salah satu bahasan episode dengan tajuk What Can A Song Do?. Lalu,  di episode terakhir, kita dibawa ke masa tahun 50-60-an dimana ada sebuah Gedung di New York yang bernama Brill Building yang menjadi tempat rekaman para penyanyi pada masa itu. Seringnya Brill Building menjadi tempat rekaman untuk lagu-lagu hits, menjadikan Gedung itu disebut sebagai “a songs factory”.

This Is Pop menjadi sarana audio visual untuk menjelajahi Musik Pop secara ringan tanpa harus terlalu lama fokus terhadap salah satu band atau artis pop itu sendiri. 

Words & curated by team JEURNALS